Senin, 17 Februari 2020

JENIS-JENIS MASKER



Pada artikel-artikel awalnya, disebut mengenai masker jadi Alat Pelindung Diri (APD) waktu kita lakukan pekerjaan khusus. sepatu safety bisa menjadi solusi untuk kamu.

Masker yang kita ulas di sini bukan masker yang sering digunakan golongan Udara untuk melembutkan kulit wajah…

Masker yang disebut ialah alat pelindung pernapasan kita dari bahaya terhirupnya debu, serpihan serta material beresiko yang lain. Oleh karenanya masker dipakai waktu kita ada di ruang yang udaranya kurang baik untuk pernapasan manusia. Waktu kita ada di ruang yang berasap, seperti dekat ruang kebakaran rimba, pembakaran sampah, asap knalpot. Masker sebaiknya dipakai waktu kita kerja dengan cat semprot atau insektisida.

Masker mempunyai dua tipe penting sesuai dengan keperluan kita:

Masker Partikel. Masker ini dapat menyaring udara dari partikel sebesar 0,3 micron. Masker partikel ini umumnya untuk pemakaian sekali-pakai serta terdiri jadi dua, berdasar materi pembuatnya:

Masker fiber: masker ini ialah masker yang umum dipakai sekarang serta gampang didapatkan, serta di minimarket dekat rumah kita. Masker fiber ada juga yang memakai bahan karbon aktif, hingga tingkatkan potensi filtrasi udara. Masker fiber pada umumnya dipakai di dunia medis dan oleh pemakai kendaraan bermotor.

Masker kertas: masker ini mempunyai potensi filtrasi udara yang lebih baik (serta bisa menyaring virus yang beterbangan di udara), sebab bisa diciptakan memiliki bentuk sampai bisa tutupi ruang hidung serta mulut lebih prima. Masker kertas biasanya dikasih code N95 serta N100. Masker ini dipakai di dunia medis dan dalam ruang yang udaranya memiliki kandungan debu serta partikel yang beterbangan.

Masker Kimia. Masker ini biasanya dibuat berbahan karet sintetis serta plastik dan diperlengkapi filter yang bisa ditukar dengan periodik hingga umur pakainya lebih panjang dibanding masker partikel. Filter masker kimia umumnya memakai bahan karbon aktif hingga bisa menetralisir udara tercemar yang kita hirup.
Masker kimia terdiri jadi dua: filter tunggal serta filter ganda. Filter ganda automatis mempunyai potensi filtrasi 2x lebih baik dibanding filter tunggal. Mode semacam ini cuma tutupi ruang hidung serta mulut dengan cukup rapat serta umumnya disebutkan mode half-face mask.

Masker ini dipakai dalam ruang yang udaranya memiliki kandungan uap hasil proses kimia serta oksidasi serta dalam rasio polusi udara rendah, seperti ruang pengecatan, kebakaran, pembuangan sampah, pengelasan, dan lain-lain.

Untuk area-area yang udaranya memiliki kandungan uap atau gas yang beresiko untuk mata, dipakai mode masker kimia sebagai satu dengan pelindung mata hingga lebih praktis. Berikut yang dikatakan sebagai mode full-face mask. Umumnya dipakai oleh Petugas Pemadam Kebakaran atau Pasukan Anti Huru-hara.

Butuh dilihat! Masker ini dibikin dengan arah agar kita dapat bernafas untuk sesaat di ruang tercemar serta dengan kandungan oksigen yang cukup untuk bernafas. Bukan untuk pemakaian sepanjang hari serta terus-terusan!

Bila untuk pemakaian dalam ruang yang kandungan oksigennya lebih rendah dari 19,3%, kita akan susah bernafas! Ini benar-benar beresiko! Untuk ruang semacam itu, pakai masker dengan tabung oksigen!

Bila harus ada di ruang tercemar untuk waktu panjang, mengambil waktu untuk keluar dari ruang itu serta hiruplah udara bersih sepanjang sesaat sebelum kembali masuk . Ini untuk memperhatikan kesehatan paru-paru Kamu sendiri.

Kamis, 13 Februari 2020

Tutorial Pilih Kacamata Safety



Kamu sudah pasti familiar sekali dengan barang yang satu ini, safety glasses, atau kacamata safety. Khususnya kamu yang kerja di pertambangan atau migas, ini ialah barang harus. Serta di sejumlah industri lain mengharuskan pemakaian safety glass ini. Tetapi sudah pernahkah kamu kesusahan pilih safety glasses yang sesuai dengan? Apa semua kacamata safety dapat disebutkan kacamata safety? sepatu safety bisa menjadi solusi untuk kamu.

Nyatanya tidak. Tulisan berikut sebatas tutorial pilih safety glasses, atau kacamata safety.

Penulis pernah menjumpai satu orang di level supervisor yang nyatanya salah beli atau pilih safety glasses, yang nyatanya yang dibelinya ialah kacamata yang memiliki bentuk saja layaknya seperti safety glasses tapi nyatanya tidak penuhi standar jadi safety glasses.

Standar? Ya. Bicara tentang safety tentu saja kita jangan jauh dari standar. Safety glasses disebutkan jadi safety glasses jika penuhi standar yang dipastikan yakni ANSI Z87 yang menurut up-date paling akhir ialah ANSI Z87.1+2010 serta EN166. ANSI ialah standar dari Amerika serta EN ialah standar dari Eropa yang semua disadari dunia. Standar ini mewajibkan semua safety glasses selamat tahapan-tahapan uji sebelum pada akhirnya disebutkan penuhi standar safety. Uji ini salah satunya ialah uji impact serta uji tusuk dengan kemampuan khusus. Dengan gampangnya, safety glasses direncanakan tidak untuk pecah atau patah jika terserang impact, terkecuali cuma lecet. Bahan yang umum digunakan ialah policarbonate. Pada akhirnya semua desain safety glasses yang sudah selamat uji akan memberikan code standar ini pada bodinya, umumnya pada frame.

Oke, saat ini kamu sudah mengetahui yang mana safety glasses. Tinggal kamu mencari code standar ini tertera pada framenya atau mungkin tidak. Selanjutnya apa?

Mode safety glasses. Tentu saja sesuai dengan keperluan. Terakhir banyak desain safety glasses yang sesuai dengan kontur muka orang asia yang berhidung kecil. Yakinkan safety glasses dapat duduk nyaman di hidung serta tidak turun saat digunakan. Dudukan karet semakin lebih nyaman digunakan.
Gagang frame. Yakinkan gagang frame nyaman duduk dari samping mata ke telinga, tidak mendesak pelipis. Kemungkinan waktu pertama digunakan berasa sedikit mendesak, tetapi dalam periode panjang desakan ini akan mengganggu serta cepat membuat capek. Beberapa safety glasses memakai tipe adjustable yang dapat sesuai pojok serta panjangnya. Bagian negatifnya, safety glasses tipe ini umumnya tidak pas untuk heavy duty akan akan cepat aus.

Tipe kaca. Ada yang hitam (black), abu-abu (grey atau fog), bening (clear), berlapis cermin (miror) serta banyak tipe yang lain. Yakinkan sesuai pemakaiannya untuk siang atau malam, wilayah jelas atau remang-remang, atau wilayah silau. Kaca gelap tentunya nyaman digunakan waktu sinar matahari tetapi tidak bisa digunakan di tempat remang-remang. Penulis lebih senang tipe clear miror (bening dengan susunan cermin) sebab cukup nyaman digunakan siang hari serta cukup jelas digunakan malam hari, tak perlu bawa dua tipe kacamata tidak sama.

Yang paling akhir, company standar. Tentu saja lebih gampang untuk tentukan jika perusahaan telah tentukan safety glasses yang bagaimana yang perlu digunakan untuk kerja di wilayahnya.